Kuliah Umum Kependudukan dan Millennium Development Goals

Kuliah Umum
Kependudukan dan Millennium Development Goals:
Keterkaitan Program Kesehatan Reproduksi dan Keluarga Berencana dengan Pencapaian Target MDGs

Lima belas tahun pelaksanaan ICPD PoA dan delapan kesepakatan MDGs maiz menyisakan ketimpangan dalam pencapaian terhadap target pencapaian berbagai indikator yang
telah disepakati. Banyak pihak yang merasa skeptis dengan peranan kesehatan reproduksi termasuk keluarga berencana dalam mencapai MDGs. Namun demikian, saat ini telah berkembang pemahaman dikalangan para peneliti dan ilmiawan bahwa investasi dalam bidang kependudukan dan kesehatan reproduksi akan berdampak pada penurunan angka kemiskinan dan pencapaian indikator MDGs lainnya.

Demographic dividend and window opportunity, pertumbuhan penduduk yang tekendali, serta perubahan struktur umur penduduk seringkali tidak diperhatikan sebagai faktor penting dalam perencanaan pembangunan oleh para pembuat dan pengambil kebijakan serta politisi. Padahal sebagaimana diungkapkan oleh Kofi Annan, mantan Sekjen PBB:“The Millennium Development Goals, particularly the eradication of extreme poverty and hunger, cannot be achieved if questions of population and reproductive health are not squarely addressed. And this means stronger efforts to promote women’s rights and greater investment in education and health, including reproductive health and family planning.”

Data memperlihatkan bahwa masih banyak tantangan pembangunan global khususnya dalam program kependudukan, kesehatan reproduksi dan keluarga berencana. Desentralisasi, kepemerintahan, kualitas SDM dan kepemimpinan merupakan sebagian isu sentral dalam mengembangkan program kependudukan, kesehatan reproduksi dan keluarga berencana di banyak negara. Dengan memperhatikan besarnya sumbangan program tersebut terhadap pencapaian MDGs dibutuhkan komitmen politis yang tinggi dari para pemimpin pemerintahan. Dalam kaitan ini maka unsur civitas academica memiliki peranan penting pula dalam memberikan advokasi kepada para pemimpin pemerintahan.

Tujuan Kuliah Umum
Memberikan perluasan wawasan kepada para civitas academica tentang situasi kependudukan, kesehatan reproduksi dan keluarga berencana saat ini baik pada tingkat global, nasional maupun lokal dan kaitaannya dengan pencapaian sasaran MDGs

Dosen Tamu Kehormatan
Dr. Henry Mosley,
Pengajar dari John Hopkins University, USA
Dr Zahidul Huque,
Country Representative UNFPA – Indonesia
dr. Siswanto A. Wilopo,SU, M.Sc, Sc.D
Deputi KB-KR, BKKBN

Topik Kuliah
Dr. Henry Mosley:
The contribution of Population and Reproductive Health to the Achievement of MDGs
Dr. Zahidul Huque:
Global Trends of Population and Reproductive Health/Family Planning Situation
dr. Siswanto A. Wilopo, SU, M.Sc, Sc.D:
Population and Reproductive Health Policy in Indonesia

Waktu dan Tempat:
Sabtu, 3 Mei 2008 pukul 10.00 – 15.00
Auditorium I, gedung KPTU Lt. II FK – UGM

Terbuka untuk mahasiswa semua strata
Kontribusi Peserta
Rp. 25.000,-/Orang
limited, for only 150 participants

Hubungi:
Rully&Antini
Minat Utama Kesehatan Ibu & Anak – Kesehatan Reproduksi
Gedung IKM Lt. 1
Jl. Farmako, Sekip Utara, Yogyakarta. 55281
Telp. 0274 565076 – Facs. 0274 548156
email: lpkgm@idola.net.id, lpkgm@chnrl.net, mkia@chnrl.net

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: